Showing posts with label pantai. Show all posts
Showing posts with label pantai. Show all posts

Friday, December 29, 2017

Wisata Di Indramayu ". Karangsong." (Mangrove karangsong)

* KATA PENGANTAR
     Kawasan pantai karangsong kulai berubah asri dan hijau. Ini merupakan hasil dari program konservasi yang dilakukan masyarakat bersama-sama dengan RU VI Balongan yg terangkum dalam program keanekaragaman hayati. Program oni mulai dicanangkan pada th 2010, atau tujuh tahun yg lalu.

       Setelah 6 th terjadi perubahan yg signigikan baik secara fisik seperti perubahan tutupan, perubahan flora-fauna di dalam kawasan konservasi, maupun secara ekonomi sosial masyarakat sekitar kawasan konservasi.

       Adanya hutan mangrove di desa karangsong yg dilengkapi dengan atraksi susur hutan mangrove menggunakan perahu dan trek, menambah geliay kepariwitaan yg ada di kabupaten indramayu. Hal ini merembet dan menumbuhkan kesadaran dari para warganya untuk bisa mengembangkanya menjadi tempat pembelajaran bagi semua warga indtamayu.

      Salah satu bentuk komitmen pertanian RU VI Balongan selanjutnya adalah prokeam pengembangan kawasan ekowisata  mangrove berbasis edupark, sebagai upaya memberikan wawasan mengenai kebermanfaatan mangrove baik dari segi lingkungan dan manfaat secara ekonomi bagi masyarakat, sert bermanfaat bagi penerapan pendidikan lingkungan hidup di indramayu.

       Sampai saat ini PT pertamina RU VI Balongan terus berupaya mengembangkan kawasan Ekowisata Mangrove dengan membangun fasilitas-fasilitas penunjang ekowisata dan pendidikan. Baru saja kami kembangkan dan masih terus berlangsung adalah Sekolah Mangrove dan pembangunan Arboretum Mangrove.
       Buku ini kiranya menjadi catatan perjalanan program keanekaragaman hayati yang telah, sedang dan akan terus dilaksanakan RU VI Balongan. Ini menjadi bahan refleksi bagi kami untuk terus melangkah maju menyumbang energi dan pikiran bagi kehidupan.

* PESISIR INDRAMAYU
      Beberapa peneliti lingkungan menyatakam Kabupaten Indramayu terncam tenggelam akibat air laut naik.
     Kabupaten indramayu terletak pada 107¤52'-108¤36' BT dan 6¤15'-6¤40' LS.
Daerah ini berada di jalur pantura (pantai utara) yg menjadi jalur perekonomian jalur bagi pulau jawa. Oleh karena itu, kabupaten indramayu jugaenjadi tempat persinggahan bagiasyarakat yg melewati jalur sepanjang pantura, dan menjadi tempat perantauan bagi penduduk sekitarnya.
       Berdasarkan topografinya, sebagian besar wilayah merupakan dataran atau daerah landai dengan kemiringan tanah0-2%.
       Kabupaten indramayu terletak di pesisir utara pulau jawa, dengan panjang garis pantai 114, 1 km. Pantai-pantai di indramayu terdiri dari dua jenis yaitu:
* Pantai Berpasir sepanjang 64,68 km, &
* Pantai Berlumpur 44,91 km dengan kedalaman lumpur bervariasi antara 10-70 cm dan lebar muara : 4,51 km. Di wilayah pantai ini, mata pencaharian penduduk sebagian besar menjadi nelayan, sehingga sepanjang pesisir pantai juga menjadi tempat pemukiman nelayan.
      Namun seiring dengan perubahan alam, perkembangan penduduk dan pertumbuhan ekonomi, bamyak wilayah pantai yg rusak. Lebih dari 2.152 Ha wilayah pesisir hilang karena Abrasi dan Intrusi air laut telah mencapai lebih dari 17 km dari pantai. Reklamasi pantai untuk perluasan lahan pemukiman serta budidaya perikanan juga turut menyebabkan abrasi pada bibir pantai.
     Kerusakan lingkungan diakibatkan pembabatan hutan bakau (mangrove)selain menyebabkan abrasi juga menyebabkan kerusakan ekosistem.
     Padahal ekosistem di wilayah laut, khusunya ekosistem mangrove, berfungsi untuk menahan panas, sebagai paru-paru dunia, dan menjadi penyangga kehidupan bagi habitat di dalamnya.

* DESA KARANGSONG
      Desa karangsong memiliki peran penting dan strategis sebagai desa dalam kawasan peruntukan perikanan.

     Sebagia kawasan perikanan, Desa karangsong termasuk salah satu desa di indramayu yg merupakan kawasan budaya perikanan laut, kawasan budidaya air payau, termasuk kawasan pemgolahan hasil ikan, dan yg ke 4 merupakan kawasan minapolitan perikanan tangkap di desa karangsong terdapat pelabuhan samudera karangsong yang dilengkapi tempat pelelangan ikan.

     Pembamgunan kawasan pruntukan perikanan Kabupaten Indramayu didukung oleh industri pembuatan kapal rakyat yg terdapat bantaran sungai prajagumiwang.

* SEKOLAH MANGROVE
". BERBAGAI PENGETAHUAN MANGROVE DI SEKOLAH."

    Kegiatan sekolah Mangrove telah dimulai pada 20 juli 2016 dan melibatkan tiga sekolah dasar yakni SD Negri 1 karangsong, SDN Negri unggulan Indramayu serta sekolah menengah, SMKN 1 Balongan. Kali ini, selolah Mangrove dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan kkn Mahasiswa Universitas Gajah Mada (UGM). Kegiatan KKN UGM A terkait dengan pengenalan olahan mangrove di kalangan sekolah dan penelitian pengembangan olahan mangrove.

   Progran sekolah mangrove terdiri dari beberapa kegiatan:
- penyuluhan pentingnya mencintai lingkungan sekitar dengan pengetahuan tentang artibpenting mangrove bagi penyelamat lingkungan .
- penanaman Vegetasi pantai di pesisir karangsong.
- pemasangan pister dan infoasi ruang-ruang kelas, perpustakaan, ruanh guru dan ruang administrasi.
-pengelolaan sampah.
- kegiatan penghematan seperti konsumsi air, kertas, dan listrik.

B. Aspek Non Fisik.
- sistem pembelajaran yg memasukan pengetajuan perlindungan lingkungan dan ekosistem mangrove dalam mata pelajaran.
- adanya struktur yang mengatur pembagian tanggung jawab dan wewenang dalam menjalankan program sekolah mangrove.
- Adanya kegiatan ekowisata mangrove karangsong sebagai bagian dari media belajar.

C. Aspek Tambahan.
- pengenalan produk olahan mangrove yg di tempatkan di kantin sekolah.

* Banyak Hal positif yang diambil  dari kegiatan sekolah mangrove:

a. Memperluas kesadaran arti penting mangrove bagi lingkungan ke berbagai jenjang usia, mulai dari anak-anak (siswa)
Hingga orang dewasa (guru & orang tua murid).
b. Memberikan cara pandang dan pendekatan baru bagi selolah untu menyusun kurikulum dan pelajaran bermuatan lokal yang kegunany langsung bisaa disarankan.
c. Memberi suasana yg lebih segar dan menyenangkan dalam kegiatan belajar mengajar.
d. Memberi kesempatan kepada masyarakat secara lebih luas untuk berpartsisipasi dalam pengolaan mangrove( mahasiswa, perguruan tinggi, organisasi masyarakat).

Sejarah Perkembangan Dan Penyusunan Kaidah Fiqhiyah

BAB II SEJARAH PERKEMBANGAN DAN PENYUSUNAN KAIDAH FIQHIYAH Menurut ali ahmad al Nabawi, perkembangan kaidah fiqhiyah dapat di bagi keda...