Showing posts with label ushul fiqih. Show all posts
Showing posts with label ushul fiqih. Show all posts

Thursday, March 30, 2017

kitab tayamum ( kitab sahih bukhari)




KITAB TAYAMUM




BAB 1



firman Allah ta'alla lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan tanah yang baik (bersih) sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. (AL-MAIDAN:6)


aisyah istri nabi muhammad saw berkata:  ". kami keluar bersama rasulullah saw dalam sebagian perjalanan-perjalanan belia, sehingga ketika kami di baida' atau di dzatul jaizy ketika kami memasukimadinahterputulah kalungku kemudian rasulullah menderumkan untanya dan turun.  rasulullah berkenan mencarinya dan orang-orang menyertai( mengikuti)beliau.

mereka tidak ditempat yang ada air dan mereka tidak membawa air, lalu beliau meletakan kepalanya dipangkuanku, lalu tidur. kemudian orang-orang datang kepada ABU BAKAR ASHIDIQ r.a 
tidaklah engkau meliat apa yang dilakukan oleh aisyah kepada rasulullah dan orang banyak? mereka tidak ditempat yang ada airdan mereka tidak mempunyai air dan kemudian datang kepadda rasulullah saw. yang sedang tidur yang meletakan tanganya diatas pahaku. 

Abu bakar berkata: kamu menahan rasulullah saw, dan orang-orang sedangkan mereka, tidak berada di tempat yang ada air dan tidak mempunyai air, Abu bakar memarahiku ia mengatakan apa yang dikehendaki oleh Allahuntuk diucapkan olehnya.

ia mulai memukulku dengan tanganya pada lambung aku.



BAB 2


- Apabila seseorang tidak menemukan air dan debu ( untuk tayamum)


BAB 3


- Melakukan tayamum pada waktu tidak menjadi musafir jika tidak menemukan air dan takut terlambat dari waktu shalat.

AL-hasan berkata : ". apabila seorang sakit mempunyai air, tetapi tidak ada seorangpun yang memindahkan kepadanya, dia dapat melakukan tayamum.

BAB 4

ORANG BERTAYAMUM APAKAH HARIUS MENIUP DEBU YANG ADA DI KEDUA TANGANYA

dari sai'id bin abdurrahman bin abza adri ayahnya, ia berkata, " ada seorang laki-laki datang kerumah ibnul khatab  lalu berkata,  sesungguhnya, aku ini sedang menanggung janabah, tetapi aku tidak mendapatkan air,. ammar bin yasir berkata: kepada ibnul khatahab. tidakkah engkau ingat bahwa kami dalam suatu perjalanan ( dalam suatu riwayat dalam pasukan infantri, lalu kita junub) yakni aku dan engkau dan engkau tidak shalat, sedangkan aq berguling-guling di tanah, lalu aku kerjakan shalat, kemudian aku ceritakan kepada nabi muhammad saw., alu nabi muhammad saw bersabda: cukup bagimu ( wajah dan kedua telapak tapak/ dan punggung tangan) demikian ini. kemudian belliau memukulkan telapak tanganya ke tanah kemudian beliau meniupnya dan beliau mengusapkn kedua telapak tanganya (nabi)  ke muka dan telapak beliau ( dan punggung tangan hingga pergelangan tangan)


Saturday, March 25, 2017

kitab haid ( panduan tentang haid)




KITAB HAID


Firman allah ta’ala “ mereka bertanya kepadamu tentang haid. Katakanlah, haid itu dalah kotoran.’ Oleh karena itu, hendaklah kamu menjauhkan diri dengan wanitadi waktu haid,dan janganlah kamu mendekati mereka sebelum merak suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan oleh Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang yang bertaubat dan mensucikan diri.” (al-baqoroh;222)



BAB-1


Bagaimana permulaan haid itu dan sabda nabi Muhammad saw. “ ini merupakan suatu hal yang telah Allah tetapkan bagi anak cucu perempuan adam.”
Sebagian ulama mengatakan: bahwa haid pertama kali dating pada bani Israel
Abu abdillah ( imam bukhari) berkata, “. Akan tetapi, apa yang di sabdakan nabi Muhammad saw. Lebih tepat.”



BAB-2


(aku berkata “Dalam bab ini, imam bukhari meriwayatkan dengan isnadnya hadits aisyah yang tertera pada nomor 178.”)


BAB-3


-Mencuci kepala suami dan menyisir rambutnya oleh istri yang sedang haid.
Urwah pernah ditanya orang, “ bolehkah wanita haid melayaniku dan bolehkah wanita junub mendekatiku?” urwah berkata “semuanya boleh bagiku, semuanya boelh melayaniku,dan tiada celanya. Aisyah telah menceritakan kepadaku bahwa dia pernah menyisir rambut rasulullah saw ketika ia sedang haid, padahal saat itu rasulullah saw sedang I’tikaf di masjid; beliau mendekatkan kepalanya kepadanya (aisyah)dan dia (aisyah) ada di dalam kamarnya, lalu ia menyisir rambut beliau, padahal ia sedang haid.”


BAB-4


-Lelaki membaca al-qur’an di pangkuan istrinya yang sedang dalam keadaan haid
Abu wail mengutus pelayanya yang sedang haid supaya membawa (mengambil) al-qur’an dari abu razin dengan memeganya pada gantunganya.
            Aisyah r.a berkata: nabi Muhammad saw. Bersandar di angkua aku, padahal aku sedang haid, kemudian beliau membaca al-qur’an.”


BAB-5


-Orang yang menamakan nifas itu haid
            Ummu salamah berkata: “ ketika aku bersama nabi Muhammad saw. Tidur-tiduran dikain hitam persegi empat ( dalam satu riwayat di lantai) tiba-tiba aku haid, lalu akuu keluar dan memakia pakaian haidku, lalu beliau bertanya, “mengapa kamu? Apakah kamu nifas? Aku menjawab: ya’ beliau lalu memanggilku, lalu aku tidur bersama beliau di lantai yang rendah.” Ummu salamah biasa mandi bersama rosulullah saw di satu bejana dan beliau suka menciumnya, padahal beliau sedang berpuasa.


BAB-6


-Memeluk wanita yang sedang haid
            Aisyah berkata: salah seorang diantara kami apabila haid dan nabi Muhammad saw ingin memeluknya, beliau menyuruhnya agar berpakaian di saat haidnya,kemudian beliau memeluknya.” Siapakah diantaramu yang bias mengendalikan syahwatnya sebagaimana nabi Muhammad saw mengendalikan syahwat beliau.”
            Maimunah berkata: “Apabila rosulullah saw ingin menggauli( memeluk) seseorang diantara istri-istrinya yang sedang haid, beliau menyuruhnya supaya memeakai izar ( kain).”




BAB-7


-orang yang haid harus meninggalkan puasa.
            Aku berkata: dalam bab ini imam bukhari meriwayatkan dengan isnadnya hadits abu said al-khudri yang tersebut dalam kitab  ke -24 az-zakat, bab ke-44)


BAB-8


-Wanita haid boleh melaksanakan manasik haji kecuali tawaf di masjidil haram

-Ibrahim mengatakan: tidak apa-apa orang yang haid membaca ayat al-qur’an.”

-Ibnu abbas berpendapat : bahwa tidak apa seseorang junub membaca al-qur’an
Nabi Muhammad slalu mengingat ( menyebut) Allah di segala waktu.

-Ummu athiyyah mengatakan: “.kami ( para wanita) di perintahkan agar orang yang dalam keadaan haid dari golongan kami agar mengucapkan takbir hai raya sebagaimana takbirnya lelaki dan berdoa.”

-Ibnu abbas berkata: “. Aku diberitahu oleh abu sufyan bahwasaya heraklius meminta surat nabi Muhammad saw. Lalu ia membacanya tiba-tiba di dalamnya terdpat tulisan bismillahhir-rahmannir-rahim ‘dengan nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang’ dan ayat yaa ahlal kitabi ta’aalaw ila kalimatin hai orang-orang ahli kitab! Marilah sama-sama berpegang pada kata yang sama anata kami da kamu yakni tidak ada yang disembah selain Allah …..”

-Atha berkata: mengenai apa yang diterimanya oleh jabir, aisyah haid dan dia melaksanakan ibadah haji kecuali towaf sekitar ka’bah dan tidak shalat.”  





LERNING TO KNOWN- KITA BELAJAR AGAR TAU/ BERPENGETAHUAN
 BY: aqyas
 

Sejarah Perkembangan Dan Penyusunan Kaidah Fiqhiyah

BAB II SEJARAH PERKEMBANGAN DAN PENYUSUNAN KAIDAH FIQHIYAH Menurut ali ahmad al Nabawi, perkembangan kaidah fiqhiyah dapat di bagi keda...